Semakin
lama saya jalani kehidupan sebagai seorang suami, semakin saya mengenal
siapa istriku sesungguhnya. Dan saya semakin memahami kalau pernikahan
memang menyatukan jiwa yang tidak pernah sama sebelumnya, jiwa yang
berbeda latar belakang. Namun hal ini membuat saya semakin yakin akan
kekusaan-NYA karena setiap harinya cinta saya semakin bertambah.
Saya
adalah seorang yang terbuka dan apa adanya yang sangat berbeda
dengannya. Istri saya selalu menyimpan segala sesuatunya di hati, baik
hal-hal yan ia sukai maupun tidak. Saya adalah seorang humoris, jenaka
dan suka bikin lucu sedangkan istri saya orang yang serius. Saya suka
segalanya sempurna dan istimewa, hal ini berbeda dengan istriku yang
menerima segala sesuatu dengan lapang dada dan berprinsip semunya harus
di jalani dengan penuh dengan keikhlasan.
Menikah
adalah sekolah baru bagi kita karena kita di sana akan mempelajari
sebuah kurikulum berumah tangga, sebuah kurikulum yang belum pernah
kkita dapatkan teorinya di bangku sekolah formal kecuali Halaqoh, saya
semakin faham kalau pernikahan itu adalah sebuah proses belajar untuk
saling memahami antara satu dengan yang lainnya.
Setiap manusia pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan. Salah satu manfaat dari menikah adalah saling melengkapi, kelebihan kita mentupi kekurangan pasangan kita dan demikian juga sebaliknya.
Maka
jika ada alasan perceraian di kalangan ummat manusia bahwa karena
perbedaan prinsip dan karakter baik pribadi, keluarga dan budaya adalah
salah besar. Yang pasti perceraian mereka di sebabkan keegoisan mereka
hanya karena mereka tidak mau saling melengkapi tetapi ingin di
lengkapi, ingin di hargai tetapi tidak ingin menghargai. Justru
perbedaan yang hadir antara suami dan istri akan menjadi pemersatu yang
kuat bagi mereka yang berfikir.
Untuk
keharmonisan rumah tangga adalah dengan cara memahami tugas kita
sebagai suami atau apa tugas kita sebagai seorang istri. Menerima
perbedaan sebagai anugerah terindah dari Allah.
Anda punya teman lawan jenis bukan? Berapa banyak temen lawan jenis anda yang se-visi, se-misi dan se-jiwa dengan anda?
Pernahkah anda ingin menjadikannya sebagai teman hidup anda?
Saya
berkeyakinan yang pasti ia tidak hanya cocok sebagai temen diskusi,
karena pasangan kita yang pastinya adalah orang yang berbeda dengan
kita.
Untuk
itu pasangan hidup anda yang sah saat ini adalah yang terbaik dari-NYA.
Dia adalah amanah, dia adalah kasih sayang dan dia adalah sumber
kesempurnaan anda.
Tersenyumlah padanya bisikan di telinganya :
“Sayang, Aku bahagia bisa memilikimu dan aku ingin berbuat yang terbaik untukmu”
thank’s to : Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhan